INFOSULSEL.COM, MAKASSAR ––PSM Makasar akan menghadapi laga kedua penyisihan Grup H Piala AFC melawan klub Myanmar, Shan United, di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).
Bojan Hodak masih diperhadapkan dengan penyelesaian akhir anak asuhnya. Itu menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi eks pelatih Timnas U-19 Malaysia ini. kekurangan itu nampak saat PSM beruji coba melawan klub Liga 2, Persiba Balikpapan, di Stadion Mini Cibinong, Bogor, Selasa (18/2/2020) lalu.
Laga tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2. Walau berhasil mencetak dua gol, Hodak menilai pemainnya masih banyak membuang peluang. Padahal, pada laga uji coba sebelumnya melawan Tira Persikabo, ia justru memuji lini depannya yang mampu menghasilkan banyak peluang meski bermain dengan formasi baru.
“Pada laga uji coba sebelumnya melawan Tira Persikabo dan juga melawan Persiba, kami mampu membuat banyak peluang. Tapi masalah besar kami saat ini ialah penyelesaian akhir karena hanya mampu mencetak dua gol,” ungkap Hodak, Kamis (20/2/2020).
Selain lini depan, pelatih sepak bola berlisensi UEFA Pro ini juga mengkritisi lini belakang Pasukan Ramang. Faktor kebobolan dua gol melawan klub sekelas Liga 2 menjadi penyebab utama Hodak kesal dengan kinerja pemain bertahannya.
“Kami kebobolan dua gol yang harusnya itu tidak terjadi dan bisa diantisipasi. Gol Persiba lahir karena kesalahan individual pemain kami sehingga harus diperbaiki juga agar tidak terjadi lagi kedepannya,” tutur pelatih sepakbola berusia 48 tahun ini.
Saat ini, PSM Makassar sudah kembali ke Kota Daeng dan akan kembali menggelar latihan di Stadion Andi Mattalatta pada Jumat (21/2/20) besok. Bojan Hodak pun telah merencanakan menghelat laga uji coba sekali lagi sebelum menghadapi Shan United.(riel)





