YOSS ‘Angkat Tangan’, Stadion Mattoangin Akhirnya Kembali ke Pemprov Sulsel

Andi Ilhamsyah Matalatta dan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –— Polemik soal pengelolaan Stadion Mattoangin akhirnya selesai. Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) akhirnya legowo untuk menyerahkan kembali pengelolaan Stadion Mattoangin ke pemilik asalnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel).

Pengambilalihan pengelolaan stadion eks venue PON IV 1957 itu dilakukan secara tertulis oleh Ketua Dewan Pembina YOSS, Andi Ilham Mattalatta dan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur, Jalan Katangka, Makassar, Senin (2/3/2020).

Bacaan Lainnya

Nurdin Abdulah mengatakan, penyerahan itu menjdi proses penting dalam memulai proyek renovasi Stadion Mattoanging. Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu mengapresiasi YOSS yang telah mengutamakan kompromi dan musyawarah dalam menghadapi persoalan tersebut.

“Kita bersyukur sikap Sipakatau, Sipakalebbi tetap dijunjung tinggi untuk mewujudkan sebuah stadion yang megah di daerah kita,”tegas  Nurdin Abdullah.

NA juga menyampaikan terima kasihnya  kepada instansi yang ikut berkontribusi dalam penyelesaian sengketa atas pengelolaan Stadion Mattoanging.

“Terima kasih kami ucapkan kepada DPRD Sulsel, KPK RI, Kejati Sulsel, Polda Sulsel dan pihak lainnya yang telah bersinergi,” ujarnya.

Pemrpov Sulsel telah mengalokasikan anggaran Rp2 miliar untuk tahap awal proyek renovasi Stadion Mattonganging. Upaya renovasi sebelumnya mendapat penolakan dari YOSS yang sejak tahun 80-an mengelolah stadion yang dibangun tahun 1956 itu.

Pihak YOSS sempat melayangkan gugatan perdata ke PTUN Makassar. Namun sebelum putusan keluar, pemprov melaui Satpol PP mulai melakukan penertiban di areal stadion. Penertiban sempat mendapat perlawanan, hingga berujung bentrok.

Sebelumnya rencana pertemuan dengan pengurus YOSS diungkapkan Nurdin Abdullah saat menghadiri Pelantikan Badan Pengusaha (BP) MPW Pemuda Pancasila Sulsel di lapangan Karebosi, Sabtu (22/2/2020).  Pertemua tersebut guna membahas proses pengembalian Stadion Mattoangin.(riel)

Pos terkait