INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Berbagai perguruan tinggi terlibat berjibaku dalam penanganan Covid-19 di Kota Makassar. Sejumlah program perguruan tinggi dibuat demi melibatkan diri dalam agenda kemanusiaan kali ini.
Tidak tanggung-tanggung, beberapa Fakultas di sejumlah perguan tinggi top di Makassar mengkonversikan aksi relawan mahasiswanya menjadi setara dengan sejumlah mata kuliah.
Faktultas Teknologi Industri (FTI) UMI dan Faklutas Keperawatan Unhas misalnya. Kedua fakultas kampus berbeda ini memberikan penghormatan khusus bagi mahasiswanya yang terlibat menjadi relawan penanganan Covid-19.
Dekan FTI UMI Zakir Sabara H.Wata mengungkapkan, semangat untuk mendorong keterlibatan mahasiswanya dalam aksi kemanusiaan ini, selain didasari pada Tri Darmma Perguruan Tinggi, juga pada penerapan konsep Kampus Merdeka ala Mendikbud Nadiem Makarin.
Sehingga, pihak FTI UMI, kata Zakir, akan mengkonversikan aksi relawan kemanusiaan menjadi 20 Satuan Kredit Semester (SKS).
“Peraturan Mendikbud RI No 3 tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Surat Direktur Jenderal Direktorat Jenderal PT No 262/E.E2/KM/2020 tentang pembelajaran selama masa pandemi Covid-19 dan dalam kerangka semangat Merdeka Belajar,” papar Zakir Sabara, Minggu (5/4/2020).
“Konversi ini sebenarnya belum cukup untuk menghargai keberanian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh pejuang kemanusiaan ini. Yang sejak 12 Maret 2020 mulai bergerak sampai saat ini,” tutur Zakir.
Sementara itu, menurut Dekan Fakultas Keperawatan Unhas Ariyanti Saleh, salah satu bentuk kontribusi Fakultas Keperawatan Unhas adalah dengan menurunkan tim relawan. Untuk mengapresiasi kegiatan tersebut, pihaknya mengambil kebijakan mengkonversi aktivitas relawan sebagai mata kuliah yang mempunyai bobot SKS.
“Hal ini didorong oleh dua pertimbangan, yaitu situasi sosial kemasyarakatan yang sedang dilanda wabah Covid-19 pada satu sisi, dan himbauan untuk belajar daring di sisi lain,” kata Aryanti.
red: gun





