Baru 6 ABK KM Lambelu Sembuh dari Corona

KM Lembelu saat menurunkan beberapa crew untuk diisolasi mandiri di Swissbell Hotel beberapa waktu lalu. (FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL,COM, MAKASSAR —  Kepala Sekretariatan Perusahaan PT Pelni, Yahya Kuncoro mengatakan  enam dari 92 crew KM Lambelu yang sempat dinyatakan terpapar Covid-19 dinyatakan sembuh.

“Kru KM Lambelu dinyatakan sembuh dari COVID-19 setelah hasil pemeriksaan swab sebanyak dua kali berturut-turut dan menunjukkan hasil yang negatif,” kataYahya Kuncoro dikutip dari Antara, Selasa (5/5/2020).

Bacaan Lainnya

Keenam kru KM Lambelu yang telah sembuh tersebut sudah dijemput untuk dipulangkan ke Jakarta. Pihaknya berterima kasih kepada tim medis RSKD Dadi yang telah merawat mereka.

Selama ini keenam ABK Lambelu tyersebut dirawat di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi, Makassar, Sulawesi Selatan.

Sebelumnya sempat diberitakan, 92 kru KM Lambelu dan mitra Pelni terindikasi positif COVID-19. Sebagian kru menjalani karantina mandiri di atas kapal yang berlabuh di luar Pelabuhan Makassar. Sebagian lagi dirawat di rumah sakit di Makassar.

Pihak PT Pelni masih memantau perkembangan kesehatan serta menunggu hasil pemeriksaan swab untuk 19 kru lainnya yang masih dirawat di RSKD Dadi. Begitu pula dengan dua kru yang sedang dirawat di rumah sakit lain.

“Manajemen akan terus mengawasi dan memperhatikan perkembangan kesehatan seluruh kru, baik yang sudah dinyatakan sembuh maupun yang kini masih dalam masa pemulihan,” ucapnya.

Yahya mengatakan, sebanyak 66 kru KM Lambelu menjalani masa isolasi di atas kapal sebagiannya lagi diisolasi di Swissbell Hotel. Menurut hasil pemeriksaan swab kedua, sebanyak 43 orang di antaranya dinyatakan sudah negatif COVID-19.

Kru tersebut, kata Yahya, akan kembali menjalani pemeriksaan swab untuk memastikan mereka negatif dari paparan virus corona. Begitu juga dengan 23 kru di atas kapal yang masih positif, akan kembali menjalani pemeriksaan swab.

“Kami pastikan seluruh kru mendapatkan perhatian dan dukungan yang diperlukan dari manajemen serta pihak-pihak terkait untuk pemulihan di masa pandemi ini,” ujar Yahya.

Sejauh ini, ada 92 awak KM Lambelu yang dinyatakan positif COVID-19 dari 151 orang ABK dan mitra Pelni. Mereka positif dengan status orang tanpa gejala (OTG). Sebanyak 25 orang di antara orang yang positif itu akhirnya dirujuk ke rumah sakit karena ada riwayat penyakit lain.

Sebagai informasi, kapal ini tiba di perairan Makassar pada 8 April lalu. Pada 12 April, Gugus Tugas COVID-19 Sulsel mengumumkan ada 26 orang awak yang dinyatakan positif. Alhasil, kapal ini harus menjalani karantina selama 14 hari.(riel)

Pos terkait