INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal S Suhaeb berjanji akan mengganti paket sembako warga yang ditarik pihak kelurahan yang diketahui dobel karena kesalahan data.
Hal itu disampaikan Iqbal saat menanggapi kasus penarikan sembako seorang warga bernama Rabiah (50), warga kelurahan Balang Baru, kecamatan Tamalate, kota Makassar.
Diketahui Rabiah dan suaminya terdata sebagai penerima Beras Sejahtera (Rasta). Namun saat sembako itu dikembalikan ke pihak kelurahan, ibu tiga orang anak itu diminta mengganti isi barang yang telah digunakan senilai Rp50 ribu.
Kata Iqbal, kedepannya tidak akan dilakukan penerikan kembali apabila dobel. Hal ini kata dia biasa terjadi dikarenakan kesalahan data.
“Yang sudah (terima sembako) tidak ada masalah, yang belum terima nanti kita gantikan dengan yang non anggaran negara. Kan ada juga bantuan-bantuan dari perusahaan, dari swasta itu,” terang Iqbal kepada wartawan.
Sementara, Kepala Dinas Sosial (Disnso) Kota Makassar, Mukhtar Tahir tak membantah penarikan sembako oleh pihak kelurahan setempat. Bahkan, menurut Mukhtar, apa yang dilakukan pihak kelurahan sudah sesuai prosedur.
“Itu adalah langkah-langkah yang bagus yang dilakukan Camat atau Lurah kalau mendapatkan bahwa ada PKH terima. Saya saja menyatakan sekarang, kalau saya temukan itu lagi (dobel) coret dari daftar, tapi saya coret PHK-nya supaya tidak dapat lagi bekelanjutan,” tutur Mukhtar.
Mukhtar mengatakan, masyarakat juga perlu belajar berbagi, khususnya dalam keadaan seperti sekarang ini, jangan ada yang menerima bantuan secar dobel-dobel.
Kesalahan-kesalahan dalam pendataan adalah merupakan bentuk tanggung jawab Dinsos Makassar. Untuk itu kata dia penarikan merupakan sebagai salah satu cara dalam menyesuaikan data. Adapun data yang masuk ke pihaknya disebut bersumber dari Call Center, RT/RW, dan Kelurahan.
“Wajar kalau Camat, Lurah menarik kembali, jagan dikasi lagi karena kasihan toh, masih ada yang butuh. Memang pada prinsipnya kesalahan-kesalahan di lapangan itu adalah satu betuk tangung jawab kita,” pungkasnya.
(Andi)
red: gun





