INFOSULSEL.COMM, MAKASSAR – Ketua Pembina Yayasan Badan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof Dr H Mansyur Ramli SE MSi memberikan sambutan di acara peringatan Nuzulul Qur’an 1441 UMI via daring, Jumat (15/5/2020).
Dalam kesepatan itu, Prof Mansyur Ramli menjelaskan sejumlah manfaat Al Qur’an bagi kesehatan, hingga menyembuhkan penyakit.
Prof Mansyur Ramli menceritakan riwayat hingga sederet riset perihal manfaat Al Qur’an bagi kesehatan. Riwayat seorang sahabat Nabi yang membacakan Al Fatihah teruntuk seorang Raja atau kepala kampung yang menderita gigitan ular dan kalajengking.
“Dua sebutan Al Fatihah dari banyak sebutan yakni Al Syifa dan Al Quqyah itu maknanya adalah untuk kesehatan. Raja itu langsung sembuh setelah dibacakan Al Fatihah,” putra putra pelopor pendirian kampus UMI, KH Muhammad Ramli.
Dalam keterangannya, Prof Mansyur menyebutkan, cerita di atas diabadikan dalam Hadits Riwayat Al Bukhari dan Muslim dari Said Al Khudri.
Selanjutnya, dipaparkan Prof Mansyur, adalah temuan mashur peneliti Al Quran bernama Muhammad Salim. Hasil penelitian yang dikompilasi dari riset sebelumnya oleh Dr Ahmed Al Qadhi di Klinik Besar Florida, Amerika Serikat ini, menemukan bahwa mendengarkan Al Quran dapat memberikan dampak baik bagi psikologi, yang tentunya mempengaruhi kesehatan biologis.
“Penelitian ini dipublikasi Universitas Bolton. Itulah kenapa membaca Al Quran sebaiknya menggunakan lagu dan suara lantunan yang indah ini dapat memberikan keseimbangan jiwa,” beber Prof Mansyur.
Kata Prof Mansyur Ramli, melanjutkan, sebagai jamaah yamg masih memperingati Nuzulul Quran patut bersyukur karena ide-ide yang baik dari pendahulu ternyata memberikan pengetahuan dan kebudayaan yang baik, serta terus terjaga.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, H.M Mokhtar Noer Jaya mengatakan UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah meski menghidupkan tradisi dan kebudayaan kampus yang Qurani.
“UMI yang Islamis menjadi corong kehidupan Qurani. Di tengah Corona, penting mentadabburi Quran agar menguatkan jiwa kita semua,” papar Mokhtar Noer Jaya.
“Semoga kita semua selalu berada dalam lindungan Allah SWT agar mampu melewati corona dan kita semua kembali beraktifitas seperti sedia kala,” tutup Mokhtar Noer Jaya.
Peringatan Nuzulul Qur’an diikuti oleh seluruh dosen, jajaran Pimpinan fakultas, Direktur PPS UMI, Ketua Lembaga, Kepala Peprustakaan, Rektor dan Wakil Rektor, Ketua Pembina, Ketua Pengurus, Ketua Pengawas beserta jajaran Pengurus Yayasan Wakaf UMI
(nw)
red: gun





