“Jadi banyak yang tidak mengerti. Harusnya mereka nanti datang tanggal 6 Juli untuk jalur zonasi tapi sudah mau mendaftar sekarang,” tukasnya.
Meski begitu, pihak panitia tetap membuka posko pengaduan bagi orang tua siswa yang mengaku kesulitan mengakses laman website PPDB. Begitu juga bagi orang tua yang masih belum mengerti bisa difasilitasi untuk didaftarkan secara daring.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Amalia Malik pun mengakui hal tersebut.
“Pertama masih ada beberapa yang musti kita lakukan penyesuaian dari sistem aplikasi, hari kedua sudah ada perbaikan ketiga ini kita harap bisa berjalan baik,” kata Amalia, Jumat (3/7/2020).
Meski demikian, dihari kedua PPDB, ia mengaku pengaduan sudah jauh lebih berkurang dan secara bertahap telah diselesaikan.
“terakhir kan jalur non zonasi sehingga besok kita lakukan pengumuman untuk jalur zonasi dan persiapan kita untuk melakukan jalur zonasi,” tukasnya.
Sebelumnya, pendaftaran PPDB di Makassar telah dibuka jalur non zonasi sejak 1 Juli 2020 dan berakhir 3 Juli 2020. (andi/riel)





