Karena Pj Walikota Makassar, Sekda dan Asistes 1 ogah menemui para pengunjuk rasa, Kabid Hubungan Antar Lembaga Kesbangpol Kota Makassar Haeruddin Thamrin akhirnya menerima 10 perwakilan pekerja. Setelah melalui negosiasi yang cukup alot hampir 1 jam, disepakati THM tetap diizinkan beroperasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
”Nanti kami akan melakukan peninjauan di THM seperti apa kelayakan protokol kesehatan yang sudah dan akan diterapkan,” kata Haeruddin.
Sementara itu di DPRD Kota Makassar para peserta aksi yang tetap diwakili 10 orang perwakilan diterima oleh Ketua Komisi A Supratman dan anggota Komisi B, Nurul Hidayat. Keduanya berjanji akan mengagendakan rapat dengan pendapat (RDP) dengan memanggil para pejabat Pemkot Makassar.
‘’Ini persoalan perut ribuan pekerja. Seharusnya Pemkot Makassar memberi solusi. Bukan seenaknya mereka menutup tanpa ada win-win solusi. Insya Allah akan kami agendakan RDP dengan memanggil pejabat terkait dan pengelola THM serta asosiasi usaha hiburan,” janji Nurul Hidayat yang diamini Supratman.
Sementara baik Zulkarnaen dan Usdar berjanji jika Pemkot Makassar masih ngotot menutup seluruh THM mereka berjanji akan menurunkan massa lebih banyak lagi.(riel)






