PDIP Makassar Sebut Tak Masalah Jika PKS Tinggalkan Dilan

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Ketua DPC PDI Perjuangan Andi Suhada Sappaile mengaku, tidak terlalu mempersoalkan jika PKS memilih menyeberang ke lingkaran Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun (IMUN).

Mengantongi 10 kursi parlemen yakni PDI Perjuangan dengan 6 kursi, PKB 1 kursi, Hanura 3 kursi. Dengan begitu, syarat dukungan pasangan Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan) telah terpenuhi, maju bertarung merebut kursi 01 di Pilwalkot Makassar 9 Desember 2020.

Bacaan Lainnya

Suhada menegaskan, bergabung tidaknya PKS dalam lingkaran pasangan Dilan itu tentu bukan persoalan serius bagi PKS.

“Biar saja PKS gabung ke Imun. PDI Perjuangan partai besar. Sekali maju pantang bagi kami untuk mundur,” tegas Suhada di Gedung DPRD Kota Makassar, Rabu (5/8/2020).

Suhada menyampaikan hingga hari ini konstelasi politik di Makassar masih sangat cair. Selama belum ada surat B1 KWK, belum pasti semua.

Suhada menegaskan, koalisi pengusung Dilan sangat solid. Ditambah lagi dengan elektabilitas Dilan cukup yang cukup baik diantara kandidat lain.

“PDIP sudah pasti, dua partai lain sedang berproses di pusat. Saling klaim partai wajar saja, semua masih dinamis. Masing-masing calon pasti intens mendekati parpol,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Makassar itu.

Menurutnya, parpol koalisi tengah ancang-ancang mengkonsolidasikan dukungan pemenangan hingga tingkat ranting. Keberdaan Fadli Ananda yang merupakan kader partai berlambang banteng moncong putih itu diyakini akan mendongkrak suara pemilih pemula.

“Dalam waktu dekat kita akan konsolidasi ke bawah. Fadli kader kami, betul-betul tekadnya kuat untuk maju terbukti beliau telah meresmikan posko millenial. Khusus Fadli memang cenderung menyasar kaum muda atau pemilih pemula,” urai Suhada percaya diri. (andi)

Pos terkait