INFOSULSE.COM MAKASSAR – Emas menjadi pilihan banyak orang dalam investasi asset atau sekedar pengalihan sebagian harta. Walaupun perekonomian begitu melemah, namun harga amas yang terus menjulang hingga Senin (31/08/2020).
Terpantau, harga Emas Antam 24 karat berada pada posisi Rp 1,039 juta dan Rp 930 ribu untuk emas perhiasan di sejumlah toko emas jalan Somba Opu, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulse).
Harga tersebut tidak membuat emas kehilangan reputasinya. Emas tetap menjadi primadona dan sasaran dalam pengalihan asset.
Asisten Manajer Bukit Emas Antam Logam Mulia Pri Armanto menyebutkan, transaksi penjualan emas bulan ini jauh lebih besar dibanding dengan periode sebelumnya bulan yang sama. Hal ini membuktikan bahwa emas Antam tidak dipengaruhi oleh Covid-19.
“Sampai dengan kemarin penjualan tertinggi selama sebulan, 20kg/bulan, yang mana tahun sebelumnya diperiode yang sama hanya 13kg/bulan,” ungkapnya.
Pri Armanto juga mengungkapkan transaksi buy-back (penjualan kembali) pada Bukit Emas Antam Logam Mulia minggu ini mengalami penurunan, bahkan kembali normal. Itu terjadi karena prediksi kenaikan emas pada tahun ini bisa mencapai Rp 1,2 juta. Adapun faktor yang menyebabkan kenaikan harga tersebut, lanjut Pri Armanto, karena kondisi perekonomian dunia yang melambat.
”Sehingga dari awal tahun hingga sejak ini emas telah naik 30% dari harga sebelumnya. Awal bulan saja yang agak banyak. Minggu ini sudah mulai normal. Paling banyak 8 orang/hari. Awal bulan sampai 20 orang/hari. Tapi mungkin kondisi ini masih bisa berubah jika peningkatan harga emas terus terjadi,” jelasnya.





