Emas, Primadona Investasi di Tengah Covid-19

Meski di tengah pandemi Covid-19, emas tetap jadi primadona investasi.(IST)

Salah seorang konsumen Bukit Emas Antam Logam Mulia, Ara, mengungkapkan, memilih emas sebagai pengamanan asset itu jauh lebih aman dibandingkan dengan hanya sekedar menabung pada perbankan.

Selama pandemi ini, Ara mengaku telah melakukan dua kali transaksi pembelian Emas.

Bacaan Lainnya

“Dari pada uang disimpan di bank tidak bertambah. Lebih baik dibelikan emas. Sebab harga emas dari tahun ketahun meningkat. Saya sudah dua kali ini. Sebelumnya 5 gram, sekarang 10 gram,” tutur gadis 22 tahun yang berprofesi sebagai karyawan swasta di Kota Makassar, ini.

Di lain tempat, Selvie, salah satu penjual pada toko emas jalan di Somba Opu, Makassar, menyebut, Covid-19 memang memberi dampak terhadap peningkatan nilai dan transaksi pembelian serta buy-back.

“Walaupun harga emas per gram Rp 930 ribu, tapi  pembeli di sini tetap lumayan, walaupun tidak sebanyak sebelum Covid-19. Mungkin banyak juga orang yang dirumahkan,  jadi susah. Tapi untuk minat memiliki saya rasa sangat tinggi. Untuk buy back sendiri sih meningkat yah. Semakin banyak yang buy-back mungkin karena sudah tinggi harganya,” ungkap Selvie. (rani)

Pos terkait