INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Nurdin Abdullah optimis pertumbuhan ekonomi Sulsel yang tumbuh di atas tujuh persen setiap tahun tetap dapat terjaga di tahun 2020 ini.
Hal itu ditegaskan Nurdin Abdullah saat membuka buka Anging Mammiri Creative Festival (AMCF) 2020 di Ballroom Hotel Claro, Rabu (7/10/2020). Ia mengatakan Sulsel salah satu provinsi yang memiliki kasus tertinggi di luar Jawa.
“Laporan Satgas pusat, Sulsel sudah keluar dari zona merah. Saya optimistis pertumbuhan ekonomi Sulsel di atas tujuh persen tetap dapat kita jaga,” katanya.
Meski begitu, lanjut Nurdin Sulsel bukan berarti Sulsel bebas dari permasalahan kasus Covid-19. Pihaknya harus tetap memperketat protokol kesehatan.
‘’Kita harus jaga imun kita dengan gizi yang baik, istirahat cukup dan minum vitamin. Jangan stres. Karena ini akan menjadi pintu virus, bukan cuman Covid,” tambahnya.
Nurdin tak lupa mengapresiasi Bank Indonesia (BI) yang mendorong dunia usaha sehingga tak terpaku ke penanganan covid-19 saja.
“Penggunaan listrik terus turun di provinsi lain. Kita justru tumbuh 4 persen. Kita tak hanya fokus menghadapi virus tapi ekonomi kita terus dijaga,” terangnya.
Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini menyebut, Sulsel akan tumbuh secara positif karena indikator ekonomi sudah digerakkan. Ia mengajak masyarakat bersyukur karena kasus Covid-19 bisa ditekan dan ekonomi terus jalan.
“Kita punya RT 0,05, dan saya harap ini terus turun dengan protokol kesehatan ketat. Tentu kita berharap di kuartal 3 ekonomi kita tetap plus karena hari ini semua bergerak,” ujarnya.
“Hotel-hotel sudah buka, ekonomi sudah berjalan dan kita sudah mulai buka pariwisata. Sudah ada penerbangan ke Toraja, kita subsidi tiketnya,” kata Nurdin.(ani/riel)





