ARA: Ini Perbuatan Biadab

Adi Rasyid Ali.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Meski begitu ia meminta kepada penyelenggara Pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar segera mencermati kejadian ini.

‘’Kita pindahkan debat kandidat ke jakarta dengan harapan menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Malah justru ini terjadi di Jakarta. Sangat disayangkan. Saya kira debat berikutnya tidak perlu lagi di Jakarta,” katanya.

Bacaan Lainnya

Menurut ARA, pelaksanaan debat kandidat di Makassar pun sangat layak diadakan.

‘’Saya sangat percaya aparat Kepolisian mampu menangani itu semua. Saya bicara ini sebagai wakil rakyat dan juga sebagai koordinator Badan Anggaran (Banggar) yang sudah menganggarkan begitu besar anggaran di KPU. Jumlahnya puluhan milyar. Tapi kalau hasilnya seperti ini kasihan rakyat kita,” cetus ARA.

Di bagian lain Ketua Pengprov Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Sulsel dan Ketua Pengurus Daerah Indonesia Off-Road ((Pengda IOF) Sulsel ini menyebut kejadian jelang debat kandidat di Jakarta terjadi banyak pelanggaran.

‘’Salah satunya tekah terjadi dugaan perencanaan dan pengancaman serta penikaman kepada tim kami. Juga terjadi mobilisasi massa yang seharusnya tidak perlu dilakukan oleh paslon tertentu. Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini. Sangat disayangkan. Termasuk ada teriakan-teriakan pada paslon tertentu yang justeru ini bisa memancing keributan,” katanya.

Oleh karena itu ia berharap pada sesi debat kandidat putaran kedua sistem keamanan harus lebih diperketat pada zona-zona tertentu. Kepada Muharram Madjid, korban penikaman OTK, ARA berharap cepat sembuh dan bisa berkativitas seperti sedia kala.(riel)

https://youtu.be/Yv8-XhIq3I0

Pos terkait