INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mengisyaratkan untuk memberikan izin pembukaan kembali seluruh bioskop yang selama ini ditutup menyusul mewabahnya virus Covid-19. Izin operasional ini akan diberikan disertai dengan sejumlah aturan ketat tentang penerapan protokol kesehatan yang wajib diberlakukn di seluruh bioskop di Kota Makassar.
Rencana pembukaan kembali sarana hiburan ini terungkap saat berlangsung pertemuan antara Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin dengan sejumlah pengusaha bioskop di Gedung Balaikota Makassar, Senin (2/10/2020).
“Kita ingin mendorong ekonomi masyarakat agar kembali bergerak ditengah pandemi. Namun syaratnya itu tidak boleh memperburuk upaya pengendalian Covid yang selama ini kita lakukan secara bersama-sama. Meskipun beberapa waktu lalu kita juga mensyukuri status Makassar dikategorikan sebagai zona orange, namun itu tidak boleh sedikitpun membuat kita lengah, virus Covid-19 masih gentayangan dan masih mengintai kita” ujar Prof Rudy.
Rencana dioperasikannya kembali tempat hiburan film layar lebar, mendapat respon positif oleh anggota DPRD Makassar komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan.
Hasanuddin Leo menilai, pembukaan bioskop menjadi peluang kembali bagi pengusaha. Sebab, kota Makassar sudah keluar dari zona merah covid-19.
“Melihat dari kondisi perkembangan penurunan Covid di kota Makassar, bisa menjadi peluang bagi pengusaha bioskop untuk beroperasi kembali. Tentunya seizin pemerintah, tapi tetap dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Hasanuddin di Gedung DPRD Makassar, Senin (2/11/2020).
Politisi PAN itu juga menekankan, selain adanya aturan wajib cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk area bioskop, juga wajib diperhatikan kapasitas ruang bioskop sehingga penonton bisa saling jaga jarak.
“Jadi misalnya bioskopnya 100 kursi mungkin hanya 50 karcis yang dijual sekali pertunjukan. Di samping itu tetap menerapkan protokol yang lain,” tandasnya.
Ia memandang, salah satu pertimbangan pembukaan kembali bioskop adalah pemulihan ekonomi. Terdapat efek domino yang cukup signifikan atas keputusan menutup bioskop di awal masa pandemi beberapa bulan lalu itu.
Tak bisa dipungkiri, usaha-usaha retail dan restoran dalam mall yang ada bioskopnya terkena dampak signifikan. Mall menjadi sepi pengunjung, tak seramai saat bioskop tersebut beroperasi.
“Juga pendapatan asli daerah tentu terkena dampak. Salah satunya perparkiran mall yang sepi. Belum lagi retail di sekitarnya juga ikut terkena imbasnya,” terangnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Makassar memang tengah menjajaki untuk membuka kembali bioskop. Selama masa pandemi, semua bioskop di seluruh Indonesia dihentikan pengoperasiannya demi menekan penyebaran COVID-19. (andi)





