Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Pemkot Beberkan Wacana PSBB

Pj Walikota Makassar Prof Rudy Djamaludin.(IST)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar berencana menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sebabnya, kasus terkonfirmasi terpapar positif covid-19 melonjak dua kali lipat.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan kebijakan itu merupakan pilihan terakhir. Saat ini pemerintah sedang mencari formula yang tepat jika nantinya harus diambil langkah PSBB.

Bacaan Lainnya

“Untuk PSBB itu opsi terakhir,” kata Rudy saat ditemui, Kamis (24/12/2020).

Meski kata Rudy PSBB bukanlah solusi terbaik mengatasi penyebaran virus corona. Sebab, dampaknya sangat besar, utamanya pada sektor perekenomian.

“Itu berarti kita menshut down lagi 2 masalah khusus yang terjadi. Pasti ekonomi terpuruk lagi, padahal kita sudah mengalami masalah kesehatan,” tuturnya.

Rudy menegaskan, pemerintah telah berupaya maksimal mencegah penyebaran covid-19. Pengawasan oleh tim satgas terus dilakukan.

Olehnya itu, Rudy berharap peran serta dari masyarakat dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mengenakan masker dan menerapkan hidup bersih secara bersamaan.

“Yang terpenting ini bagaimana menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Sekadar diketahui, data yang diterima kasus positif covid-19 di Makassar bertambah 284 kasus menjadi 13.112 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 343 pasien meninggal dan 10.495 telah sembuh. (andi)

Pos terkait