INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar memutuskan lokasi debat kandidat calon wali kota dan wakil wali kota Makassar 2020 putaran ketiga digelar pada Jumat (4/11/2020) di Jakarta Pusat.
Meski seyogianya, pelaksanaan debat putaran ketiga bakal digelar di Makassar. Namun KPU Makassar tidak mendapatkan izin dari pihak keamanan, maka pelaksanaan debat pun mengharuskan ke Jakarta.
Komisioner KPU kota Makassar Divisi Sosialisasi, Patisipasi Masyarakat, dan Pendidikan Pemilih, Endang Sari mengatakan, hasil rapat koordinasi dengan pihak kepolisian, debat ketiga tidak diizinkan berlangsung di Makassar.
“Kita punya banyak tahapan, seperti distribusi logistik, dan sejumlah tahapan yang lainnya. Tadi sore kita rapat sama pihak keamanan. Mereka cuma kasih dua pilihan, digelar di luar Makassar atau tidak dilaksanakan sama sekali,” jelas Endang, Senin (30/11/2020) malam.
“Karena kita menganggap posisi debat kandidat ini sangat krusial bagi pemilih, khususnya di masa pandemi ini, maka tidak ada pilihan lain selain membawa debat keluar Makassar. Debat ini tidak bisa dihilangkan,” sambung Endang.
Lebih lanjut, Endang juga memastikan soal keamanan bakal dilakukan secara berlapis dan pos anggarannya juga masih sama. Sebab, pihak stasiun tv juga siap menjamin tingkat keamanan pada saat debat berlangsung.
“Tidak ada pembengkakan anggaran. Karena sudah ada komunikasi saat wawancara ke stasiun tv terkait keamanan berlapis. Pos anggarannya tetap sama,” jelas Endang.
Sekadar informasi, debat kandidat akan digelar sore hari dengan mengusung tema Kebijakan Covid-19, Perlindungan terhadap disabilitas, perempuan, dan anak, penanggulangan kemiskinan, dan komitmen anti narkoba. (andi)





