‘’Alhamdulillah Saya Sangat Terbantu Dengan Adanya ATM  Beras’’

Daeng Kanang, salah satu dhuafa penerima bantuan beras dari ATM Beras di Masjid Sultan Alauddin Perumahan Dosen UMI merasa terbantu dengan adanya ATM Beras. .(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR —IBADAH shalat subuh di Masjid Sultan Alauddin, Perumahan Dosen UMI, Jl. Prof Dr. H. Abdurrahman A. Basalamah No.30 Makassar, baru saja selesai ditunaikan. Seorang perempuan paruh baya mengenakan kerudung lusuh bernama Daeng Kanang bergegas ke sudut belakang masjid.

Perempuan kelahiran 16 Juni 1940 itu tidak sendiri. Ada belasan warga lainnya sudah menunggu. Sementara di luar masjid masih ada puluhan kaum dhuafa ikut antri. Tak semua bisa masuk karena ruangan terbatas. Pengurus masjid juga memberlakukan protokol kesehatan  yang ketat. Menjaga jarak, wajib memakai masker dan mencuci tangan.

Bacaan Lainnya

Mereka sama seperti Daeng Kanang, mengantri  pengambilan beras lewat mesin anjungan terima mandiri (ATM) yang dikhususkan bagi para kaum duafa di Masjid tersebut.

Ketua Ta’mir Masjid Sultan Alauddin Perumahan Dosen UMI Makassar, DR Ir. H. Amir Tjoneng, MS menuturkan, ATM beras ini efektif mulai beroperasi melayani kaum dhuafa Rabu (6/1/2021) setelah diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah.

Ada 110 dhuafa yang sudah didaftar. Mereka berasal dari warga sekitar masjid. Jatah bantuan beras empat liter per orang. Diambil setiap hari Rabu usai shalat subuh.

Menurut Amir, bantuan untuk masyarakat tidak mampu merupakan program dari pengurus masjid. Bantuan beras dipilih karena lebih mengena dibanding uang tunai.

“Kalau uang sekali kasih mungkin buat sendiri atau cukup berdua. Kalau beras, mereka bisa  sekeluarga makan,’’ kata Amir, Rabu (6/1/2021).

Pos terkait