INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pemerintah rencananya mulai menerapkan sekolah tatap muka pada Juli 2021 mendatang, termasuk kota Makassar.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, pihaknya pun tengah mempersiapkan konsepnya.
“Saya langsung mendapat perintah dari bapak presiden untuk mempersiapkan pendidikan tatap muka, dan insy Allah kami akan segera mempersiapkan konsepnya,” ujarnya, Rabu (24/3/2021).
Kata Danny, setelah vaksinasi bagi tenaga pendidik, maka murid pun tidak luput akan divaksin agar proses belajar-mengajar lebih aman.
“Termaksud juga anak-anak sekolah (murid) divaksin. Pelayanan publik kita akan fokuskan ke situ dulu,” kata Danny.
“Persiapanya mesti bagus, guru mesti divaksinasi, dan anak anak juga. Kita selesaikan dulu 8.000 guru dan sekitar 4.000 guru honor dan bujang sekolah. Termasuk guru-guru swasta jadi sekitaran 20.000 ribu guru divaksin, karena tidak boleh dan tidak ada satupun lolos yang tidak divaksin,” tambahnya.
Lebih lanjut, Danny membeberkan sedikit konsep belajar tatap muka sendiri akan dilakukan terbatas, dan waktu belajar hanya dua jam sehari.
“Berdasarkan arahan beliau (Jokowi) terbatas, jadi terbatasnya itu tidak satu kelas misalnya setengah kelas dan dua jam dalam sehari, dan belum setiap hari,” jelasnya.
Pemberlakukan sekolah tatap muka ini dilakukan pada semua sekolah yang ada di Kota Makassar termasuk sekolah swasta.
“Swasta juga. Kemarin saya disampaikan bulan Juli, bagi kami insyallah pengenya lebih cepat. Semua sekolah kami persiapkan,” pungkasnya. (andi)





