Danny Pomanto Curigai Sumber Lonjakan Kekayaan Kepala Bapenda Makassar

  • Whatsapp
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar Irwan Adnan.(FOTO: ASRI SYAHRIL)

Irwan Adnan : Saya Bisa Pertanggungjawabkan

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mencurigai sumber lonjakan kekayaan Kepala Bapenda Kota Makassar Irwan Adnan yang  naik secara signifikan selama satu tahun terakhir.   Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera mengambil tindakan pemeriksaan.

Untuk diketahui, kekayaan Irwan mengalami lonjakan drastis hanya dalam kurun waktu  satu tahun. Pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Irwan ke KPK sebesar Rp 8,2 miliar pada 2017. Setahun kemudian pada 2018 naik menjadi Rp 53,6 miliar. Bertambah 45,4 miliar. 

Bacaan Lainnya

Itulah mengapa Walikota Makassar yang akrab disapa danny Pomanto meminta, peningkatan harta kekayaan Irwan ditransparansikan.

“Kita tidak boleh seudzon (berprasangka buruk) sama orang. Tapi kita tidak boleh juga membiarkan hal ini,” ujar Danny, Senin (5/4/2021).

Menurut Danny yang baru sebulan lebih dilantik menjadi walikota periode kedua menyebut, penghasilan paling banyak di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Makassar adalah walikota. Dengan begitu, ia mempersilahkan membuka bagi pihak yang berkepentingan untuk melakukan investigasi agar menjadi contoh bagi pejabat yang lain.

“Saya ini walikota. Mestinya saya yang paling banyak penghasilanku. Tapi sebelumnya ada memangmi uangku,” katanya dengan dialeg Makassar yang kental.

”Walikota saja tidak mungkin kaya mendadak. Saya lima tahun jadi walikota. Ada perubahan di situ? Tidak. Mobilku saja berkurang,” tuturnya.

Danny Pomanto saat menghadiri Rakerda MD Laskar merah Putih Sulsel beberapa waktu lalu.(IST)

Pos terkait