PBSI Gowa Akan Gelar Open Turnamen Bulutangkis Berhadiah Rp 120 Juta

Ketua PBSI Sulsel Devo Khaddafi bersama pengurus PBSI Gowa dan panitiam pelaksana.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Gowa bekerja sama PBSI Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menggelar Gowa Open Turnamen Kejuaraan Bulutangkis 2021 di GOR Sungguminasa, Kabupaten Gowa pada 5 – 11 Juli 2021. Kejuaraan ini akan diikuti 100 lebih atlet dari Indonesia Timur plus Kalimantan.

Ketua PBSI Sulsel Devo Khaddafi yang didampingi Ketua PBSI Gowa, H. Muh Natsir Maudu menjelaskan panitia pelaksana menyiapkan total Rp 120 juta hadiah uang pembinaan bagi atlet berprestasi.

Bacaan Lainnya

‘’Pada event kali ini akan mempertandingkan 11 kategori. Masing-masing kelompok pra usia dini di bawah 9 tahun atau kelahiran 2013, usia dini di bawa 11 tahun untuk atlet kelahiran 2011-2012 dan kelompok anak-anak di bawah 13 tahun atau kelahiran 2009-2010,” jelas Devo yang didampingi Sekretaris Umum PBSI Sulsel, Atman Amir pada  sesi jumpa media di Warkop TemaNgopi, Jalan Onta Lama No. 54 Makassar, Rabu (30/6/2021) sore.

‘’Kategori lainnya yang akan dipertandingkan yakni kelompok pemula di bawah 15 tahun untuk kelahiran 2007-2008, kelompok remaja di bawah 17 tahun atau kelahiran tahun 2005-2006 dan kelompok taruna di bawah usia 19 atau atlet kelahiran tahun 2003 2004,” tambah Ketua PBSI Gowa, H. Muh Natsir Maudu.

Menurut Devo, ini merupakan kejuaraan pertama yang dilaksanakan pada tahun 2021. Sejumlah event yang sudah diagendakan oleh PBSI Sulsel terpaksa ditunda akibat pandemi Covid-19.

‘’Tahun ini kami akan melaksanakan tiga kejuaraan. Tentu tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang sangat ketat). Selain kejuaraan di Gowa pada awal Juli ini kami juga akan melaksanakan Sirkuit Nasional (Sirnas) pada Agustus mendatang bekerjasama PBSI Pusat. Sementara pelaksanaan Pra Porprov akan dilaksanakan pada November mendatang,” papar Devo.

Bagi Devo, PBSI Sulsel sangat mendukung kejuaraan ini. Ia berharap agar di tengah pandemi Covid-19 pembinaan tetap berjalan.

‘’Kejuaraan ini bisa menjadi langkah PBSI di Sulsel tidak tinggal diam. Apalagi di depan ada sejumlah event nasional, PON dan even-even lainnya,” kata ponaan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, ini.

Pos terkait