INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Plt Dirut Permda Parkir Makassar Raya menegaskan akan meninjau ulang titik-titik parkir di Makassar. Khususnya di kawasan wisata dan tempat ibadah. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan pengelolaan parkir berjalan tertib dan tidak merugikan masyarakat.
“Di sejumlah tempat wisata, pengelolaan parkir perlu diperhatikan lebih serius. Kami ingin memastikan tidak ada pungutan liar. Semua berjalan sesuai aturan,” tegas ARA, sapaannya.
Hal ini ditegaskan ARA menyusul viralnya di media sosial pekarangan Masjid Cheng Hoo Makassar diduga dikuasai jukir liar. PD Parkir Makassar Raya memastikan akan melakukan Tindakan tegas.
“Kemungkinan itu ulah jukir liar. Karena mereka tidak pakai rompi. Kami akan ke lokasi,” ujar ARA, Rabu (7/5).
Wakil Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan (Sulsel) ini mengimbau agar pengendara tidak memberi uang parkir kepada jukir liar. Dia meyebut itu termasuk kategori pungutan liar (pungli). Bahkan pemerasan.
“Itu pungli namanya. Pemerasan itu. Tidak boleh ada, Kita sementara melakukan penataan. Semua jukir nanti akan disertifikasi,” katanya.(riel)





