INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Untuk menekan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) Kota Makassar melalui perusahaan daerah (PD) Parkir, kini pemerintah Kota Makassar akan memberlakukan aplikasi oline yang diberi nama “jukir”
aplikasi ini tinggal menunggu waktu untuk diterapkan di Makassar. baru-baru ini, Wali kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto telah melakukan penandatangani MoU Pengelolaan Parkir Online dengan PT Trisinergi Global Resourches. menurut Danny aplikasi ini urgen untuk setoran- setoran pendapatan tunai rendah.
Dalam menjalankan aplikasi itu, Pemerintah Kota Makassar juga telah bekerjasama beberapa perusahaan, antara lain Bank Sulselbar, hal ini agar bentuk transaksi yang bersifat setoran itu langsung terekam, ada kwitansinya. “setoran sudah cashless (tanpa uang tunai),” ucap Danny di makassar.
Danny berharap dengan pemanfaatan aplikasi ‘Jukir’ ke depan, menjadi acuan pelaksanaan program pemerintah kota Makassar dalam peningkatan PAD dengan pemanfaatan layanan publik berbasis teknologi informasi dan On-Line yang terintegrasi dengan Bank Pembangunan Sulselbar.
Sistem aplikasi ini akan diterapkan di berbagai instasi lingkup Pemkot Makassar. Selain pada PD Parkir, juga PD Pasar, PD Terminal, dan PDAM, serta segala yang bersentuhan dengan setoran pendapatan. Sehingga sistem pendempatan akan lebih transfaran dan menekan kemungkinan kebocoran.
Sementara itu, Dirut PD Parkir Makassar Raya Muh. Irianto Ahmad yang juga terlibat dalam penandatanganan MoU tersebut menjelaskan hal itu sangat bermanfaat utamanya dalam memaksimalkan pendapatan.
“Saya pikir jika akuntabilitas baik, pendapatan pun bisa maksimal. Khusus di PD Parkir selama ini kadang kita bingung kemana ini uang, banyaknya mobil dan motor yang parkir. Dengan sistem ini tentu per titik dan perdetiknya kita bisa kontrol pemasukan,” terangnya.
Dalam rangka kerja sama peningkatan PAD melalui aplikasi on line ini, juga turut melakukan MoU dengan Pemkot Makassar yaitu PT Wallezz Finansial.
Penulis : Deny
Editor : Anwar





