INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Tersangka demo ricuh di depan istana pada Jumat (20/10) bertambah lagi dua orang. Saat ini Polda Metro Jaya sudah menetapkan total 16 tersangka demo memperingati 3 tahun Jokowi-JI berkuasa.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengatakan dua orang yang baru ditetapkan tersangka yakni Panji Laksono dan Wildan Wahyu Nugroho.
“Hari ini kita memanggil dua lagi sebagai tersangka,” ujar Argo Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (23/10).
Argo mengatakan Wildan dan Panji diduga sebagai penanggung jawab kegiatan demonstrasi serta sebagai koordinator yang mengkomandoi kegiatan di lapangan. Namun hari ini keduanya tidak dapat memenuhi panggilan.
“Belum ada (konfirmasi) sampai sekarang, informasinya dari lawyernya menyampaikan hari ini tidak hadir. Nanti akan kita agendakan kembali,” jelasnya.
Sebelumnya polisi mengamankan 14 mahasiswa terkait demo yang berujung ricuh tersebut. Ke-14 mahasiswa itu juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ada 12 di antaranya dipulangkan. Sedangkan dua lainnya, IM dan MAS ditahan di Polda Metro Jaya.
Argo menyebut, ke-12 mahasiswa itu akan dipanggil lagi ke Polda Metro Jaya. Namun kapan pemanggilannya, Argo belum dapat membeberkan.
Argo menepis tudingan adanya ormas yang mendompleng aksi tersebut. Namun pihaknya akan menyelidiki dugaan-dugaan tersebut.
“Nah nggak ada ya (didompleng ormas), tetapi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi tetap masih kita selidiki, apa kegiatan-kegiatan unjuk rasa kemarin apakah ada afiliasi dengan kelompok lain apakah ada kegiatan dari politik, kita masih dalami semua,” ujar Argo.
Argo memastikan, dari pemeriksaan sementara, tidak menemukan identitas ormas-ormas tertentu dalam demo yang berakhir hingga pukul 23.00 WIB itu.
“Kemudian juga belum dan tidak mendapatkan ada kartu HTI. Artinya semua kemungkinan masih kita proses sedang kita selidiki dan kita sudah beberapa mendapatkan informasi-informasi yang sebagai alat bukti dan sedang kita lakukan,” tuturnya.
Penulis : Aril/dbs





