
INFOSULSEL.COM,MAKASSAR— Daeng Simbung, warga miskin penderita tumor kelenjar tiroid di Kabupaten Jeneponto akhirnya dirawat secara gratis di Rumah SakitUmum (RSU) Lanto Daeng Pasewang.
Penderita tumor ini dijemput di rumahnya di Desa Bululoe, Kec. Turatea, Kab. Jeneponto, Senin (20/11/2017) pagi oleh Kepala Puskesmas Bululoe, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Ahmad Hairuddin Zaqqiryf berserta stafnya.
‘’Pasien sudah dijemput di rumahnya. Saat itu juga langsung dibawa ke RSU Lanto Dg Pasewang untuk dirawat. Semua biaya pengobatan akan ditangung oleh Pemkab Jeneponto,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Dr HM. Syafruddin Nurdin.
Dr Syafruddin menjelaskan, penyakit yang diderita Daeng Simbung tergolong penyakit berat yang membutuhkan penanganan serius karena sudah masuk kategori tumor.
‘’Mudah-mudahan bukan tumor ganas. Untuk penyembuhan penyakit seperti ini memang harus dioperasi. Tapi kita lihat dulu hasil diagnosanya. Yang pasti pasien harus menjalani kemoterapi dulu,” jelas Dr Syafruddin.
Dr Syafruddin membantah Pemerintah Kabupaten Jeneponto maupun pihak RSU Lanto Dg Pasewang mengabaikan warganya yang sakit. Apalagi warga yang mengidap sakit seperti yang dialami Daeng Simbung.
‘’Itu tidak betul. Hanya saja terkadang ada warga yang takut kalau penyakitnya harus menjalani operasi. Padahal mereka yang tergolong tidak mampu kan tidak dibebankan biaya. Cuma kadang keluarga pasien menolak dirawat inap karena persoalan transportasi mereka sehari-hari pulang balik rumah sakit,” kata Syafruddin.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr Rahmat Latief mengaku sudah berkoordinasi dengan Kadis Kesehatan Jeneponto sejak Senin (20/11) pagi.
‘’Saya langsung telepon Kadis Kesehatan Jeneponto setelah membaca berita di INFOSULSEL.COM. Saya minta pasien dijemput dan langsung dirawat,” jelas Dr Rahmat Latief.
Ia menjamin seluruh biaya perawatan dan pengobatan bagi Daeng Simbung ditanggung pemerintah. ‘’Saya jamin semua gratis,” katanya kepada INFOSULSEL.COM.
Sebelumnya media ini memberitakan seorang warga miskin di kabupaten Jeneponto tergolek lemah di rumahnya karena menderita tumor di lehernya yang sudah menahun, (baca : Kisah Pilu Daeng Simbung, Tergolek Lemah Karena tak Punya Biaya).
Derita Daeng Simbung pertama ditemukan oleh seorang volunteer Jaringan Kemanusiaan (JK). Bersama kawan-kawannya anak-anak JK yang semuanya mahasiswa ini lalu mengumpulkan donasi untuk membantu keluarga Dg Simbung.
Dr Rahmat latief dan Dr Syafruddin menjelaskan Dg Simbung pernah dirawat inap di rumah sakit. Namun pihak keluarganya minta keluar. ‘’Jadi pasien ini pernah dirawat di rumah sakit. Tapi keluarganya minta keluar,” katanya.
Saat ini untuk mendapatkan pelayanan gratis, Daeng Simbung sudah diuruskan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.
Penulis : Sri Syahril





