INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Deklarasi pasangan calon walikota dan wakil walikota Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) di Anjungan City of Makassar, Rabu (22/11/2017) dihadiri puluhan ribu massa.
Bagi pasangan DIAmi, inilah kali pertama keduanya tampil secara terbuka di depan masyarakat Makassar dalam kapasitas sebagai calon walikota dan wakil walikota Makassar. Danny dan Indira pun bergantian tampil dengan orasi politiknya.
Sementara bagi Indira, inipula orasi politik pertamanya sejak resmi menjadi pendamping Danny Pomanto di Pilwali Makassar.
Indira begitu bersemangat. Bak seorang orasi ulung. Tak ada yang menduga di balik diam dan kelembutan ibu tiga anak ini ia mampu tampil dengan suara yang lantang.
Danny Pomanto pun mengaku terkagum-kagum. Bahkan tak menyangka Indira akan menyampaikan orasi politiknya dengan penuh semangat dan berapi-api.
Beberapa kali tangannya dikepalkan ke atas saat menyuarakan aspirasi kaum perempuan dan anak.
Seorang perempuanlah yang akan memperjuangkan kaum perempuan. Dan seorang ibulah yang akan memperjuangkan nasib anak-anaknya. Semua untuk menatap masa depan. Dan seorang perempuanlah yang memiliki kemampuan yang lebih dari yang anda bayangkan. Terima kasih doa dan dukungan kita semua. Karena hanya jiwa-jiwa yang merdekalah yang bisa mendukung kami. Insya Allah jiwa-jiwa kita tidak akan goyah,” pekik Indira.
‘’Wanita wanita juga bisa menjadi sosok yang mendukung kemajuan kota Makassar. Laki-laki tetap imam dalam keluarga. Namun seorang pemimpin perempuan selalu tidak bisa diam, tapi berfikir dan bertindak,” ujar Indira.
Indira mengaku siap menjadi pendamping Danny Pomanto memimpin Makassar dengan satu tujuan mulia. ‘’Kehadiran saya untuk menyatukan dan menyuarakan satu tujuan dalam sebuah kepemimpin yakni memimpin Makassar jangan mundur lagi,” ujar Indira.
Ia mengaku kehadirannya sebagai pemimpin perempuan salah satu tujuannya memperjuangkan nasib perempuan dan anak-anak. Seorang perempuan memiliki kelebihan yang mungkin tidak bayangkan banyak orang.
“Perempuan punya kelebihan. Spirit yang selalu begelora bagai ombak yang tak pernah bergulung mundur,” tegas Indira.
Penulis : Desy
Eitor : Aril





