
INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Untuk pertama kalinya terjadi di Idonesia Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan fasilitas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh ketua RT dan RW. Dan itu hanya dilakukan di kota Makassar.
Adalah Moh Ramdhan Pomanto, walikota Makassar yang menginisiasi terobosan ini. Seluruh biaya kepesertaan menjadi tanggungan Pemkot Makassar. Jumlah RT-RW di Makassar ada 6000 orang.
Penandatanganan kerjasama antara Pemkot Makassar dan BPJS berlangsung di Hotel Clarion, Makassar, Selasa (12/12/2017) siang.
“Jadi orang kerja di Pemkot ada jaminannya. Sebelum para RT/RW menuntut, kita telah mendahului,” ungkap Danny Pomanto usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Selain diikutkan dalam kepersetaan BPJS, ketua RT-RW di Makassar juga mendapatkan insentif dari Pemkot Makassar. Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan pertama di Indonesia.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar Irwan Bangsawan, memuji Wali Kota bertagline ‘Dua Kali Tambah Baik’ itu. “Ini merupakan bukti kepedulian Pak wali menuju Makassar dua kali tambah baik,” katanya.
Menurut Irwan, seluruh biaya kepesertaan menjadi tanggungan pemerintah kota Makassar. Olehnya, ia berharap tidak ada alasan bagi ketua RT dan RW untuk menolak masuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
“Apalagi seluruh biaya ditanggung Pemkot Makasar. Ini merupakan bentuk komitmen Bapak Walikota dalam mensejahterakan ketua RT-RW,” imbuhnya.
Kanwil BPJS-TK Sulawesi Maluku, Usman Rappe memuji Walikota Makassar Danny Pomanto yang berpikir jauh ke depan. ”Ini merupakan komitmen dan kepedulian Walikota Makassar terhadap keberadaan RT/RW di Kota Makassar. kami salut. Apalagi ini merupakan pertama di Indonesia,” ujarnya.
Penulis : Satriawan
Editor : Aril





