Kokohkan Islam Moderat, Rektor UNM Apresisasi Pelaksanaan PKP-NU

Rektor UNM., Prof. Dr. Husain Syam menjamu Panitia Pelaksana Pendidikan Kader Penggerak Nahdatul Ulama (PKP-NU) di ruangannya Menara Pinisi UNM, Kamis (17/1/2019).

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) memberikan apresiasi positif dan mendukung sepenuhnya proses kegiatan Pendidikan Kader Penggerak Nahdatul Ulama (PKP-NU).

Hal ini disampaikannya setelah menerima kunjungan dari panitia PKP-NU Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sulawesi Selatan (IKAPMII Sulsel) di Menara Pinisi UNM, Makassar, Kamis (17/1/2019).

Bacaan Lainnya

Menurut Rektor UNM, Prof. Dr. Husain Syam, M.Tp, kader penggerak NU harus terus-menerus memberikan hikmat yang sebaik-baiknya bagi umat dan bangsa Indonesia.

Apalagi tantangan ke depan, NU mesti semakin memerankan diri sebagai penyeimbang multidimensional, baik di bidang politik, ekonomi maupun sosial-budaya dengan menjunjung tinggi keluhuran budi, Islam moderat dan toleransi.

“Islam menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta, dan Kader NU harus menjadi teladan dalam mengembangkan perdamaian dan menjaga keutuhan bangsa,” jelasnya.

PKP-NU kali ini akan diikuti sebanyak 100 orang kader di Sulsel yang akan digelar di Pondok Pesantren Imam Asyim Makassar pada 18-20 Januari 2019.

PKP-NU ini digelar untuk mempersiapkan kader yang tangguh sehingga dapat berjuang di tengah-tengah masyarakat. Terlebih saat ini tantangan NU saat ini cukup besar.

Disatu sisi, Panitia Pelaksana PKP-NU, Muhammad Tonang menyebutkan, aspirasi dan dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk menuju Islam yang moderat sesuai dengan hakekatnya.

“Dukungan dan masukan pemikiran dari Rektor UNM dan sejumlah pihak sangat penting dalam mendorong Islam yang moderat, apalagi dalam situasi yang dihadapi saat ini, dari kegiatan nantinya diharapkan lahir kader NU yang tangguh sehingga dapat berjuang di tengah-tengah masyarakat,” tandas Tonang.

Rencananya instruktur yang akan didatangkan dalam pendidikan ini dari Pengurus Besar Nahadatul Ulama (PBNU) yakni KH Abd Muin, Encing Sobirin, Adnan Anwar, dan Ma’ruf Amin.(*/RP/16)

Pos terkait