Gepeng dan Anjal Marak di Kota Makassar, Dewan: Dinas Sosial Harus Aktif

infosulsel.com
Anggota Komisi D DPRD MAkassar, Budi Hastuti

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Komisi Bidang Kesejahteraan Masyarakat dan Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Komisi D DPRD) Kota Makassar terus mendorong penanganan maraknya Gelandangan Pengemis (Gepeng) dan Anak Jalanan (Anjal) yang tersebar di Kota Makassar.

Melaksanakan upaya penanganan masalah tersebut, anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat, Budi Hastuti mengungkapkan, Dinas Sosial Kota Makassar harus segera melakukan pendataan.

Bacaan Lainnya

“Dinas Sosial harus lebih aktif melaksanakan pendataan dan tindakan agar meminimalisir hadirnya Gepeng di Kota Makassar,” ujar Budi Hastuti di Kantor DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Kamis (20/2/2020).

Politikus Gerindra ini mengaku prihatin tentang keberadaan Gepeng di kota Makassar. Olehnya itu, ia meminta, keterlibatan semua elemen masyarakat untuk menangani persoalan tersebut, terlebih khusus DInas Sosial.

“Rehabilitasi sosial perlu dilaksanakan secara rutin, pemberian pembinaan fisik dan mental, keterampilan dan pelatihan kerja. Tentunya masalah ini dibutuhkan dan sinergitas dari beberapa pihak bukan hanya dari dinas sosial,” tambah Budi.

Legislator pendatang baru ini-pun mengajak pemerintah kota Makassar untuk segera mendiskusikan lebih serius perihal mencari solusi bagaimana meminimalisir jumlah gepeng di Kota Makassar.

“Mari kita duduk bersama agar bisa menciptakan solusi yang kreatif , karena masalah ini selalu hadir untuk kota besar termasuk kota makassar,” pungkas Budi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial kota Makassar, Mukhtar Tahir tidak menampik bahwa masih adanya Gepeng di beberapa titik yang belum terjangkau. Mereka kata Mukhtar, masih beraktivitas baik di hari biasa maupun di hari raya.

“Di beberapa titik memang masih ada. Bahkan  meski kita sudah sering melakukan patroli tetap saja ada yang didapat,” ujar Mukhtar.

Mukhtar berharap, masyarakat ikut berperan dalam mengurangi Gepeng di kota Makassar, utamanya pada titik-titk yang sulit dijangkau oleh Dinsos.

Tim terpadu bentukan Dinas Sosial Kota Makassar yang terdiri dari anggota Polri, Satpol PP, TRC Saribattang, dan beberapa anggota tim diketahui telah rutin melakukan patroli gepeng dan anak jaanan.(andi)

Pos terkait