INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Kasus positif virus corona di Sulawesi Selatan (Sulsel) ters meningkat. Selama 24 jam terakhir ada penambahan 27 kasus baru. Sampai Ahad (19/4/2020) jumlahnya telah mencapai 370 orang. Naik signifikan dibandingkan data Sabtu (18/4/2020) kemarin, yakni hanya 343 orang.
Untuk jumlah pasien sembuh maupun meninggal akibat corona tidak ada penambahan. Pasien yang dinyatakan sembuh tetap berjumlah 43 orang. Sementara yang tutup usia berjumlah 25 orang.
Sampai hari ini Sulsel tetap berada di posisi keempat kasus corona tertinggi di Indonesia, setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Angka kasus Sulsel saat ini lebih tinggi dari Jawa Tengah dan Banten.
Sebagian besar kasus corona ini berada di Kota Makassar yang juga daerah episentrum Covid-19. Penjabat (Pj) Walikota Iqbal Suhaeb kemudian mengusulkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan telah disetujui Menkes Terawan Agus Putranto. Rencananya kebijakan itu akan diterapkan pada 24 April sampai 7 Mei 2020.
Sebelum memasuki tahap pelaksanaan PSBB akan diawali tahap sosialisasi empat hari 17-20 April,. Kemudian dilanjutkan tiga hari uji coba mulai 21-23 April 2020.
Secara nasional, pasien positif bertambah 327 sehingga total mencapai 6.575 orang. Pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah 55 sehingga menjadi 686 orang. Sementara pasien yang meninggal bertambah 47 sehingga total menjadi 582.
Pasien tersebut menyebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Kasus ini juga sudah menyebar di 250 kabupaten/kota di Indonesia. Sedangkan, jumlah orang dalam pengawasan (ODP) yaitu 178.000. Untuk jumlah pasien dalam pemantauan (PDP) berjumlah 15.464.
“PDP ini jumlah yg kita sedang konfirmasi pemeriksaan laboratoriumnya,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Ahad (19/4/2020).
Berikut ini sebaran kasus positif Corona hingga Minggu, 19 April 2020:
Aceh: 7 Kasus Positif
Bali: 135 Kasus Positif
Banten: 324 Kasus Positif
Bangka Belitung: 7 Kasus Positif
Bengkulu: 4 Kasus Positif
DI Yogyakarta: 67 Kasus Positif
DKI Jakarta: 3032 Kasus Positif
Jambi: 8 Kasus Positif
Jawa Barat: 696 Kasus Positif
Jawa Tengah: 349 Kasus Positif
Jawa Timur: 590 Kasus Positif
Kalimantan Barat: 21 Kasus Positif
Kalimantan Timur: 59 Kasus Positif
Kalimantan Tengah: 46 Kasus Positif
Kalimantan Selatan: 96 Kasus Positif
Kalimantan Utara: 69 Kasus Positif
Kepulauan Riau: 79 Kasus Positif
Nusa Tenggara Barat: 61 Kasus Positif
Sumatera Selatan: 89 Kasus Positif
Sumatera Barat: 72 Kasus Positif
Sulawesi Utara: 20 Kasus Positif
Sumatera Utara: 81 Kasus Positif
Sulawesi Tenggara: 37 Kasus Positif
Sulawesi Selatan: 370 Kasus Positif
Sulawesi Tengah: 27 Kasus Positif
Lampung: 26 Kasus Positif
Riau: 30 Kasus Positif
Maluku Utara: 4 Kasus Positif
Maluku: 17 Kasus Positif
Papua Barat: 7 Kasus Positif
Papua: 107 Kasus Positif
Sulawesi Barat: 7 Kasus Positif
Nusa Tenggara Timur: 1 Kasus Positif
Gorontalo: 4 Kasus Positif
Dalam Proses Verifikasi di Lapangan: 26 Kasus
Total: 6.575 Kasus Positif.
(riel)





