47 Kandidat Berebut Rekomendasi Demokrat

Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ni'matullah Erbe.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel) baru saja melaksanakan fit and proper test.  Penjaringan bakal calon kepala daerah itu berlangsung sejak 6 Juni dan berakhir 12 Juni 2020 di Hotel Claro Makassar.

Ada 47 orang bakal calon (balon) bupati, walikota dan balon wakil dari 12 kabupaten kota yang akan melaksanakan Pilkada serentak 9 Desember 2020, hadir mengikuti proses penjaringan demi berharap dapat diusung oleh partai yang kini dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ini.

Bacaan Lainnya

Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe mengaku surprise terhadap besarnya respon para kandidat terhadap mekanisme yang dilakukan oleh partai yang dipimpinnya.

‘’Ini sesuatu yang sangat surprise bahwa respon kandidat terhadap mekanisme yang dilakukan oleh Demokrat berjalan cukup baik. Semua ini berkat peran besar para ketua DPC dengan timnya di daerah,” kata politisi yang akrab disapa Ulla ini pada sesi jumpa pers usai pelaksanaan fit and proper test di lantai 5 Hotel Claro, Makassar, Jumat (12/6/2020) malam.

Dari 47 kandidat tersebut tujuh orang bakal calon walikota dan wakil walikota Makassar yang hadir mengikuti penjaringan tersebut. Di antaranya mantan walikota dan wakil walikota Makassar periode 2014-2019 Moch Ramdhan Pomanto dan Syamsu Rizal. Juga ada CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin, Irman Yasin Limpo, Sukriansyah S Latief, Iqbal Jalil dan Adi Rasyid Ali.

Ulla mengakui apa yang dilakukan oleh DPD Partai Demokrat Sulsel sebagai tindaklanjut dari apa yang telah dilakukan oleh para pengurus DPC di 12 kabupaten da kota yang akan melaksanakan Pilkada serentak.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh balon kepala daerah yang bersedia hadir dan memenuhi undangan Demokrat untuk ikut penjaringan di tengah pandemi Covid-19.

‘’Ini indikasi keseriusan dan kesiapan para kandidat tetap maju. Sebab sulit bagi kami untuk mengukur kalau mereka tidak hadir. Kalau fit saja tidak hadir tentu kita meragukan keseriusan mereka untuk maju pada Pilkada,” katanya.(riel)

Pos terkait