Resesi Ekonomi di Sulsel, Bastian Lubis: Peran Pemerintah Harus Aktif

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pakar Ekonomi Sulawesi Selatan, Bastian Lubis mengatakan bahwa peran pemerintah harus aktif saat Sulawesi Selatan mengalami resesi ekonomi saat ini.

Menurutnya, resesi terjadi diseluruh negara tanpa kecuali, karena mahluk sosial yang saling terhubung satu negara degan negara lainnya dan saling punya ketergantungan dalam perdagangan internasional.

Bacaan Lainnya

“Saat ini setiap negara sudah harus merubah strategi atau pola pikir dan cara kerja rakyatnya guna peningkatan produktivitasnya dimasa Covid-19. Peran pemerintah sebagai regulator harus berperan sangat aktif dalam menciptakan lapangan kerja untuk rakyatnya yang setiap tahunnya ada 3,5 juta angkatan kerja harus tercipta, saat ini sudah 9,5 juta tenaga kerja yang mejadi pengganguran karena banyaknya perusahaan-perusahaan bangkrut dan tutup karena produksi tidak bisa optimal karena permintaan dan daya beli masyarakat baik lokal maupun internasional,” ujarnya kepada Infosulsel.com, Sabtu (7/11/2020).

Bastian Lubis menjelaskan bahwa untuk mengatasi hal ini ada stimulus refocusing pengeluaran pemerintah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dan hal ini telah diarahkan ke beberapa komponen.

“Anggaran ini telah diarahkan pada Covid-19, ketahanan pangan, dan ekonomi rakyat atau UMKM serta program-program pembangunan yang padat karya sehingga dapat menyerap lapangan kerja,” jelasnya.

Sebelumnya, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mengatakan bahwa dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi yang tumbuh 12,20 persen.

Maka dari itu, Bastian Lubis menegaskan jika peran dari kepala daerah diuji, sebab profesionalitasnya sebagai pemimpin sangat dibutuhkan.

“Sekaligus dapat dinilai kinerja nyatanya karena berhubungan dengan kelangsungan hidup rakyatnya, dan peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (lang)

Pos terkait