Bersama IOF Sulsel, ARA Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Bumi di Mamuju

Ketua Pengda IOF Sulsel menyerahkan bantuan sembako, dan kebutuhan lainnya kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Marano, Kelurahan Sinyonyio Selatan, Kacamatan Kalukku, kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. (DOK IOF SULSEL)

Divisi ini IOF berpartisipasi aktif memberikan bantuan transportasi logistik dan pertolongan di daerah-daerah yang dilanda bencana alam di  wilayah di Indonesia.

Akibat dampak gempa bumi, sebanyak 15 titik pengungsian disiapkan bagi warga Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat yang terjadi sejak Kamis hingga Jumat (14-15/1/2021) dini hari.

Bacaan Lainnya

“Terdapat 10 titik lokasi pengungsian di Kabupaten Majene,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangannya.

Ada  10 titik lokasi pengungsian itu berada di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbua yang terdapat di Kecamatan Ulumanda, Kecamatan Malunda serta Kecamatan Sendana.

Sedangkan di Kabupaten Mamuju, terdapat lima lokasi pengungsian yang berada di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.Hingga Selasa (19/1/2021)  jumlah korban meninggal tercatat 88 orang. Angka tersebut berdasarkan pencatatan Basarnas Makassar pukul 09.30 Wita.  Dari 88 korban tersebut, 77 orang merupakan warga Mamuju dan 11 orang warga Majene.

Gempa dengan magnitudo 6,2 diketahui terjadi di wilayah Sulawesi Barat Jumat dini hari. Gempa tersebut turut mengakibatkan sejumlah bangunan roboh. Antara lain, Kantor Gubernur Sulbar, Maleo Town Square, toko, swalayan, hingga Rumah Sakit Mitra Manakarra.(riel)

Pos terkait