Gelar Sosialisasi Perda, ARA: Mari Kita Jaga Keluarga ta dari Bahaya Minuman Beralkohol

  • Whatsapp

INFOSULSEL.COM, MAKSSAR – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Adi Rasyid Ali, melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 4 Tahun 2014 tentang Pengawasan dan Pengendalian Pengadaan Peredaran dan penjualan Minol.

Kegiatan tersebut, berlangsung di Hotel Maxone, jalan Taman Pahlawan, Kota Makassar, Minggu (28/2/2021).

Muat Lebih

Hadir sebagai narasumber Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Dr. Muh Hasrul., SH., MH, Kepala Seksi Pengembangan, Pembinaan Usaha dan Sarana Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Makassar, Abdul Hamid., S.Sos., MM serta wakil ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali., SE., MM.

ARA, sapaan akrab legislator tiga periode mengatakan, tujuan sosialisasi ini agar masyarakat tahu bahwa Pemkot Makassar punya produk hukum yang mengatur tentang penjualan dan ijin minol. Agar tercipta ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat.

“Dalam perda ini, hanya ada lima tempat yang dibolehkan. Jika terdapat di luar dari itu; berarti melanggar. Masyatakat bisa berperan melaporkan kalau ada penjualan miras yang tidak berijin,” jelasnya ARA.

Lanjut, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar ini menekankan, hadirnya Perda  menjadi atensi dalam mengatur peredaran penjualan Minol, sebab dampaknya sangat mengancam ketertiban dan keamanan masyarakat apabila disalahgunakan.

“Mari kita jaga keluarga kita, jaga anak-anak kita untuk tidak mengkonsumsi minuman beralkohol. Kita berharap, sebenarnya lebih bagus tidak perlu mi ini ada Minol dijual, tapi tidak bisa juga. Karena ini sudah aturan pusat,” ungkapnya.

Sementara, Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Muh Hasrul menegaskan, peredaran Minol memang harus diatur dengan baik. Salah satunya Perda nomor 4 Tahun 2014 ini, tentang bagaimana Pengawasan dan Pengendalian Pengadaan Peredaran dan penjualan Minol di Kota Makassar.

Sementara Abdul Hamid, selaku perwakilan Dinas Perdagangan Kota Makassar, memaparkan, dalam hal pengawasan agar aturan ini berjalan baik, sangat dibutuhkan peran aktif masyarakat.

“Masyarakat diperlukan guna mendukung Perda tentang minol ini. Hal itu juga sebagai langkah mengendalikan peredaran minol di Kota Makassar.

“Tentu masyarakat harus ikut membantu. Peserta inilah yang kita minta membantu sebarluasankan ke lingkungan sekitar,” ungkap Hamid. (andi)

Pos terkait