Peserta memulai hari pertama dari Parepare menuju base camp (BC) 1 di Permandian kolam renang Lewaja, Kota Enrekang. Seluruh peserta enjoy. Mereka menyusuri jalur dengan aman dan santai. Sebab treknya masih ringan.
Keesokan harinya, Sabtu (4/12/2021) dari BC 1 ke BC 2 peserta mulai menempuh trek ekstrim. “Meski kondisi jalur berat, berkat kerjasama saling membantu, semuanya bisa keluar dari jalur dan sampai finish di Ollon Toraja,” sebut Randi yang hadir mengawal peserta di barisan depan dengan Jeep Rubicon hitamnya.
Jalur yang dilalui peserta setelah memasuki Kabupaten Tanatoraja memang agak menantang. Jalur ini hasil survey seorang offroader senior. Namanya Om Darwis. Ia dibantu Om Abang, pengelola Dante Pine, salah satu obyek wisata hutan pinus di Kabupaten Enrekang.
Jalur yang dilalui, diakui sebagian peserta memang ekstrim, berat dan menantang. Namun jalur tetap aman dilewati offroader. Apalagi tak ada hujan turun. Semua jalur, kering.
Seperti diakui oleh Irmawati. Offroader perempuan ini malah sesekali tancap gas mobil Jeep Rubicon yang ditungganginya.
‘’Ayo, gas fuuuuul,” teriak politisi Partai Golkar ini yang didampimpingi Fitri, sebagai navigator saat berada di sebuah puncak gunung untuk sekadar beristrahat sambil menikmati indahnya alam Toraja sambil berswa foto.






