INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Akibat kehabisan stok, vaksinasi dosis ketiga alias booster di Kota Makassar dihentikan sementara waktu. Dinas Kesehatan Sulsel menyebut distribusinya masih terbatas.
“Booster di Makassar sudah jalan. Vaksin memang masih cukup terbatas. Tapi ada droping bertahap,” ujar Plt Kadinkes Sulsel Arman Bausat, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/2/2022).
Sampai saat ini, distribusi vaksin booster masih belum dikirimkan pemerintah pusat ke Pemprov Sulsel. Belum ada tambahan stok ke daerah-daerah.
‘’Kalau tidak salah kemarin ada laporan, ada lagi vaksin masuk. Mungkin sudah ada. Kita menunggu saja,” ucapnya.
Arman menjelaskan distribusi vaksin ditentukan oleh pemerintah pusat. Merekalah yang mengatur kuota distribusi vaksin setiap daerah. Termasuk booster.
“Droping berapa ke Makassar, Maros, Gowa, dan sebagainya. Dalam menentukan droping vaksin, pusat juga ada pegangannya,” bebernya.
Kuota vaksin yang diberikan setiap daerah dilihat berdasarkan aplikasi penggunaan vaksin. Jika realisasinya lambat atau sedikit, berpengaruh pada kuota distribusi.
Saat ini, vaksinasi booster sudah bisa dilakukan di semua daerah. Tidak lagi berdasarkan realisasi vaksin. Sehingga daerah sisa memanfaatkan kuota vaksin booster yang diberikan.
Stok vaksin booster di Makassar habis sejak Senin (31/1/2022). Jatah yang didistrkibusikan dari pemerintah pusat hanya 3.000 vial.
“Yang habis vaksin booster. Karena memang yahng diberikan sedikit,” ujar Kadinkes Kota Makassar Nursaida Sirajuddin.
Kendati begitu, Nursaida menegaskan stok vaksin masih banyak. Terutama untuk dosis satu dan dua. Sedangkan dosis tiga, untuk sementara kosong.
“Bukan kehabisan vaksin. Vaksin banyak. (Khusus vaksin booster) cuma 3.000 vial (jatah untuk Kota Makassar),” paparnya.
Saat ini, Dinkes Kota Makassar masih menunggu alokasi vaksin booster dari Pemprov Sulsel. Pihaknya sudah berkoordinasi terkait hal ini.(riel)





