INFOSULSEL.COM, MAKASSAR–Mendapat dukungan dari Nasdem sebagai calon Gubernur Sulsel 2018 mendatang, Nurdin Halid berjanji tidak akan mengecewakan partai besutan Surya Paloh dan bersedia membesarkan Nasdem di Sulsel.
“Saya berterimakasih kepada Nasdem yang telah memberikan dukungan resmi di Pilgub Sulsel 2018. Insya Allah, kepercayaan itu akan saya jaga sebaik mungkin untuk Sulsel Baru,” kata Nurdin Halid, Rabu (13/9).
Lanjut Ketua Harian DPP Partai Golkar itu, semangat Sulsel Baru yang selama ini dibangun disebut senafas dengan restorasi ala Nasdem yang muaranya membawa perubahan yang lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera.
Slogan NH dan Nasdem merupakan wujud dari implementasi program nawacita yang ingin membawa kesejahteraan secara merata kepada seluruh rakyat Indonesia. Seperti halnya upaya restorasi ala NasDdem, Sulsel Baru ingin membangun tanpa ada ketimpangan.
NH menegaskan semangat Sulsel Baru merupakan jawaban atas problematika masyarakat, khususnya terkait ketimpangan pembangunan. Kencangnya pertumbuhan ekonomi di Sulsel disayangkannya karena tidak bersifat inklusif pada pembangunan kota dan desa.
“Harusnya kan bisa tumbuh bersama. Itulah Sulsel Baru dan itu selaras dengan semangat restorasi, dimana syarat utamanya adalah perubahan mendasar,” ucap NH yang juga Ketua Umum Dewan Koperasi Nasional alias Dekopin.
Dalam mengimplementasikan semangat Sulsel Baru itu, NH telah menggagas Gerakan Bangun Kampung dan sederet program inovasi yang pro-rakyat. Gerakan tersebut kini semakin meluas dan menebar manfaat. Pasangan Aziz Qahhar Mudzakkar itu juga akan berfokus pada pemberdayaan masyarakat desa yang selama ini berada di lingkaran kemiskinan.
Nasdem secara resmi mengusung pasangan NH-Aziz pada Pilgub Sulsel ditandai dengan penyerahan bukti dukungan di Sekretariat DPP NasDem di Jakarta, Selasa, 12 September lalu.
Penyerahan berkas dukungan terhadap pasangan NH-Aziz dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Nasdem, Nining Indra Saleh kepada Sekretaris DPW Nasdem Sulsel, Syaharuddin Alrif.
Penulis : Wawan
Editor : Anwar





