INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Komisi D DPRD Kota Makassar menegaskan, bahwa pengadaan komputer di setiap sekolah sudah menjadi kebutuhan yang mendesak untuk segera dilakukan.
Demikian disampaikan Ketua Komisi D, Sampara Sarip usai meninjau langsing jalannya pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs.
“Ada sekira 50 sekolah bahkan harus numpang ujian karena tak memiliki komputer, termasuk yang dari pulau. Ini yang harus menjadi perhatian pemerintah kota untuk pelaksanaan UNBK selanjutnya,” Haji Cang sapaan akrabnya, pada Kamis (26/4/2018).
“Tahun depan, tidak boleh lagi ada sekolah yang pinjam laptop guru atau orang tua siswa untuk ujian,” lanjutnya.
Meski demikian, legislator PPP Makassar ini mengaku, hingga hari ini pelaksanaan UNBK berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. Server, listrik, dan jaringan semua dalam keadaan baik,” katanya.
Tak hanya itu, terkait mobilisasi siswa peserta UMBK yang berasal dari pulau juga terbilang lancar. Sekira 174 siswa dari empat sekolah yang ada di pulau diinapkan di Hotel Prima, Jl Dr Sam Ratulangi, selama empat hari. Anggaran akomodasi pun ditanggung oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Makassar.
“Mobilisasi siswa yang ada di pulau juga sudah lebih baik daripada tahun lalu, karena betul-betul disiapkan dengan baik. Makanan dan penginapannya sehat sehingga tidak ada siswa yang muntah seperti tahun lalu,” tutupnya. (*)
Editor: yudhi





