SK Skorsing Tidak Dicabut, Mahasiswa FE UNM Ancam Boikot Fakultasnya

Mahasiswa FE UNM melakukan pendudukan di Gedung Pimpinan FE UNM, Jum'at (2/11/2018) dini hari. (Foto: Adriyan).

InfoSulsel.com, Makassar – Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (BEM FE UNM), Andri Candriawan, mengancam akan memboikot Fakultas Ekonomi pada Senin (5/11/2018).

Andri yang memimpin mahasiswa FE UNM menduduki gedung pimpinannya sejak Kamis (1/11/2018) siang hingga Jum’at (2/11/2018) dini hari mengaku akan menempuh langkah tersebut apabila Surat Keputusan (SK) skorsing enam mahasiswa FE UNM tidak dicabut.

Bacaan Lainnya

“Kami (massa aksi) telah melakukan pendudukan gedung pimpinan sejak siang tadi. Apabila hingga pendudukan berakhir pada (Jum’at) sore nanti SK skorsing belum juga dicabut maka pemboikotan fakultas akan kami lakukan Senin nanti,” ungkapnya saat ditemui di FE UNM, Jum’at (2/11/2018) dini hari.

Mahasiswa FE UNM tidur di Gedung Pimpinan FE UNM, Jum’at (2/11/2018) dini hari. (Foto: Adriyan).

Andri mengaku langkah untuk memboikot fakultas harus ditempuh lantaran pimpinan masih mengabaikan Laporan Akhir Hasil Penyelidikan (LAHP) Ombudsman yang menyatakan SK skorsing tersebut maladministrasi dan meminta pimpinan FE UNM melakukan tindakan korektif.

“Ombudsman telah mengeluarkan LAHP sejak 23 hari lalu. Kami telah melakukan beberapa kali aksi dan sekarang memilih untuk menduduki gedung pimpinan lantaran tuntutan kami tidak pernah digubris,” terangnya.

Mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi ini sangat menyayangkan sikap pimpinan FE UNM karena mengabaikan instruksi dari LAHP Ombudsman.

“Seandainya pimpinan merealisasikan tuntutan kami dan melaksanakan instruksi Ombudsman, tentu saja pendudukan gedung pimpinan tidak kami tempuh. Tapi, mereka sendiri yang membuat kami melakukan tindakan tersebut dan jangan sampai Senin nanti kami benar-benar memboikot fakultas,” tutupnya.(*)

Editor: Adriyan.

Pos terkait