Restoran dan Villa ‘Rindu Alam’ Perpaduan Wisata Alam dan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Villa Rindu Alam di kawasan batu lapisi, Malino, kabupaten Gowa. (FOTO: SRI SYAHRIL)

Tidak Perlu ke Eropa

Syafrudin Nawawi berharap kelak jika Kampung Eropa ini terwujud orang-orang di Sulsel tidak perlu lagi ke Jawa untuk mencari tempat wisata yang menarik.  Tak perlu lagi ke puncak di Bogor, Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

‘’Tidak perlu lagi urus visa untuk ke Eropa. ‘’Cukup ke Malino. nanti, semua sudah ada di sana. Seperti juga di Saung Rindu Alam. Saya ciptakan seperti itu. Ada nuansa Jawa dan Bali, tapi menunya tetap dengan cita rasa Makassar,’’ katanya berpromosi.

Syafruddin optimis prospek usaha jasa wisata yang ia geluti saat ini cukup menjanjikan. Apalagi ia benar-benar mencintai dan menjiwai pekerjaan itu.

‘’Kita harus menyatu dengan usaha yang kita kelolah agar benar-benar berhasil. Jangan pikir omset dan keuntungan dulu. Itu belakangan. Konsep saya, bagaimana menciptakan usaha agar orang mencitai dan senang dengan konsep saya agar mereka tidak hanya sekali datang tetapi berkali-kali. Itu baru dikatakan berhasil,’’ sebut Syafruddin.

Ia mencontohkan restoran Saung Rindu Alam. Ia tidak hanya sekadar membangun. Tetapi bagaimana agar bisa melahirkan daya tarik.

‘’Itu yang saya lakukan di Saung Rindu Alam maupun di villa Rindu Alam Malino. Saya padukan alam dan cita rasa menu yang tersedia. Keduanya menyatu. Akhirnya semua orang yang datang akan selalu ingin kembali dan datang lagi. Tidak hanya untuk makan. Tetapi karena mereka memang merindukan alam yang ada di Saung Rindu Alam,” imbuh Syafrudin.

Kincir Angin yang terkenal di Belanda akan menghiasi Kampung eropa di Malino.

Hal tersebut diamini Wakil Ketua DPRD Kota Makassar yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar, Adi Rasyid Ali. Legislator tiga periode ini mengaku sudah sering ke Saung Rindu Alam, baik bersama keluarga maupun koleganya. Tidak hanya sekadar menikmati aneka menu yang ditawarkan, tetapi juga menikmati keindahan alam yang tersaji di restaoran tersebut. Begitu juga di Villa Rindu Alam di Malino.

”Tidak ada yang lebih menyenangkan dari menikmati kuliner yang lesat sekaligus mengagumi keindahan alamnya. Pohon yang indah, kolam yang penuh ikan dengan gemercik air. Pepohonan nan hijau dan luas. Saung yang dikelilingi kolam dan sawah yang tertata rapi, hingga gunung yang tinggi menjulang akan jadi pemandangan yang disuguhkan saat Anda menyantap berbagai menu yang disiapkan. Saya sudah rasakan bersama keluarga. Bukan hanya sekali tapi sudah berkali-kali. Tempat ini memang selalu dirindukan semua orang,” kata Adi Rasyid Ali, yang juga Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Indonesia Offroad Sulsel, ini.

Nah, penasaran di mana bisa sekaligius memanjakan pertut dan mata Anda? Coba rasakan sendiri sensasinya dengan mengunjungi Restoran Saung Rindu Alam di Pattalassang dan Villa Rindu Alam di Malino. Keduanya ada di Kabupaten Gowa, Sulsel. Mau bersama keluarga atau beromantis ria dengan pasangan, juga bisa.(Sri Syahril)

Villa Rindu Alam di kawasan Batu Lapisi, Malino, kabupaten Gowa.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Pos terkait