INFOSULSEL.COM, MAKASSAR —– Anggota DPRD Kota Makassar Yeni Rahman menegaskan agar penanganan ananak jalanan (anjal) bisa lebih maksimal sebaiknya melibatkan aparat kepolisian.
“Kalau pihak kepolisian dilibatkan, pasti bisa ditahu. Orang yang berhari-hari saja hilang bisa ketemu, apalagi anjal,” tegas Yeni.
Dalam penelusuran lokasi-lokasi anjal, menurut dia, bukan perkara sulit. Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini Dinas Sosial bisa memanfaatkan Closed Circuit Television atau CCTV yang dipasang di sejumlah sudut kota, khususnya di lampu merah.
Dari situ juga, bisa diamati anak jalanan yang dieksploitasi oleh orang tuanya ataupun diorganisir oleh pihak lain. ‘’CCTV bisa dimanfaatkan memantau tempat-tempat anjal beroperasi. Itu kalau memang Pemkot Makassar serius mau menangani,’’ katanya.
Bagi orang tua yang mengeksploitasi anaknya di jalanan, seharusnya diberikan hukuman agar mereka jera dan tidak lagi memanfaatkan anak-anaknya untuk mengemis.
“Tanggung jawab anak ada pada orang tua. Bisa juga memberikan sanksi sosial. Misal dilaporkan ke RT/RW agar tidak diakomodir KIS (Kartu Indonesia Sehat)-nya. Sudah hukuman keras sekali itu kalau menggunakan KIS,” ujar legislator PKS ini.






