Di negara kincir angin itu Ahmad Susanto juga bertemu dengan Prof Jan Van Zweeten Rektor Leadership & Business University, Netherland. Pertemuan ini untuk menjajal kerjasama di bidang pendidikan khususnya S1, S2 dan S3. Beasiswa tersebut bagi para atlit, pelatih, penggiat olahraga dan masyarakat Makassar dan Sulsel.
‘’Ada program beasiswa yang ditawarkan. Semua biaya pendidikan gratis. Tugas kita, memberi dan membukakan ruang melalui jaringan dan hubungan kerjasama. Yang tentu saja akan membawa manfaat kdan ebaikan untuk pengembangan sumber daya manusia bagi masyarakat Makassar,” tegas Ahmad Susanto.
Ahmad Susanto menegaskan, adaptasi pembangunan olahraga jangka panjang adalah tentang fasilitas, tata kelola dan manajemen yang profesional, penggunaan sport sains dan menghadirkan industri.
Ia mengakui kita memang tertinggal jauh. Tapi, bagi dia semua bisa dikejar. ”Insya Allah dengan jaringan dan komitmen akan menjadi langkah pertama untuk menarik investasi sport infrastruktur, transfer teknologi dan sport sains. Pertukaran sumber daya dan banyak hal lain untuk kota Makassar,’’ tegas putra berdarah Takalar yang akrab di sapa Daeng Buang, ini.(riel)






