Cegah Korupsi, Kopel Gelar Pertemuan Klinik Anti Korupsi

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR–  Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia kembali menggelar pertemuan klinik anti korupsi dalam meningkatkan tingkat pencegahan tindak pidana korupsi .

Direktur Kopel Indonesia, Syamsuddin Alimsyah mengatakan klinik anti korupsi ini akan mengupas tentang prilaku kejahatan korupi.  Kegiatan diikuti oleh semua kalangan masyarakat termasuk kalangan mahasiswa. “kami harapkan masyarakat dapar berperan aktif untuk menindak perilaku korupsi,” kata Syamsuddin Alimsyah, Rabu (20/9).

Bacaan Lainnya

Menurut dia, klinik anti korupsi menekankan tata pengelolaan keuangan APBD, dan APBN yang masuk di Sulsel. Selain itu, pihaknya juga akan mengupas tuntas korupsi yang sebenarnya  dan oknum yang hanya di jebak korupsi. Sebab saat ini banyak pejabat yang menjadi aktor terjadinya perilaku korupsi tidak diseret ke meja hijau, bahkan untuk menjadi saksi terlalu sulit.

“Korupsi ini kejahatan yang luar biasa, sehingga cara pencegahannya harus dengan yang biasa juga. Korupsi bukan hanya pada jajaran pejabat tinggi tapi sudah banyak pejabat bawah, setingkat lurah dan kepala desa yang terseret,” sebutnya.

Kopel sebagai lembaga negara non pemerintah atau sebagai LSM, lanjut dia hanya dapat memberi laporan terkait adanya indikasi korupsi kepada pihak penegak hukum, selanjutnya penegak hukum yang menindak lanjuti, melakukan pemeriksaan.

 

Penulis : Wawan

Editor : Anwar

Pos terkait