Fasum depan M’TOS Sebentar Lagi Jadi Ruko, Lurah dan Camat Jadi Saksi ?

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar didesak turun langsung melakukan inventarisasi dan mengamankan seluruh fasilitas umum dan fasilitas sosial (Fasum-Fasos). Khusus yang ada di Kecamatan Tamalanrea.

“Seperti yang terjadi di depan pusat perbelanjaan Makassar Town Square (M’TOS), Jl Perintis Kemerdekaan kelurahan Tamalanrea Indah. fasum fasos sudah dicaplok orang,” kata salah satu warga Tamalanrea, Tahar.

Bacaan Lainnya

Lanjut dia, Lahan negara yang mecapai satu hektar itu kini dicaplok dan dikuasai oleh oknum pengembang property, dan rencana dijadikan lokasi untuk pembangunan Ruko (Rumah toko).

“anehnya diatas lokasi itu telah terbit sertifikat, padahal itu adalah fasum-fasos,” sebutnya.

Dia menduga pengalihan Fasum-Fasos menjadi Ruko  ditengarai ada persetujuan dari Lurah dan Camat Tamalanrea. Mereka menandatangani rekomendasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diatas lahan fasum/fasos tersebut.

“Lokasi itu fasum/fasos, RTH) dan untuk sarana jogging track. Kenapa mau dijadikan Ruko? Pak Camat dan Lurah harus teliti dan mengkaji lebih dalam terkait lahan tersebut. Karena setahu saya, itu adalah fasum fasos. Ada saya simpan keterangan tertulis dari Dinas Tata Ruang eranya Andi Ondang, jika lokasi tersebut adalah fasum, bukan milik orang per orang,” tegas Tahar.

Tahar menambahkan, semua warga tahu jika lokasi itu adalah fasum. Mantan Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin juga sudah berulang kali berpesan kepada Camat dan Lurah pada saat menjawab , agar menjaga fasum fasos didepan MTOS, agar tidak ada oknum  yang caplok,” jelas Tahar yang juga mantan Ketua RW BTN Puri Kencana Sari.

Sementara Lurah Tamalanrea Indah Aminuddin, mengaku jika dirinya telah menandatangi rekomendasi IMB untuk pembangunan Ruko di lokasi tersebut.

“Saya ini punya dasar tanda tangani rekomendasi IMB nya. Orang itu punya sertifikat, dan mau membangun di lokasinya. Tidak mungkin saya tanda tangan, kalo tidak punya dasar,” kata Lurah Aminuddin.

 

Penulis : Wawan 

Editor : Anwar

Pos terkait