Siap Ramaikan Pilkada Makassar, Rahman Bando : Doakan

Kalangan birokrat dipilih sesuai harapan publik. Ini merupakan hasil riset yang dilakukan oleh tim Appi yang menyebut berbagai kegaduhan pemerintahan di Pemkot Makassar sebelumnya karena tanpa birokrat di puncak pimpinan.

Rahman Bando nampaknya masuk dalam kriteria yang disebutkan Appi. Di lingkup Pemkot Makassar adik kandung Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando ini merupakan salah satu pamong senior. Ia bahkan kini diamanahkan merangkap jabatan, sebagai Kadis DP2 dan Plt Kadisdik Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

Doktor ilmu lingkungan hidup yang meraih gelarbya di Universitas Brawijaya Kota Malang 2016 lalu ini sebenarnya juga salah satu dari tiga calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar pada proses lelang jabatan beberapa waktu lalu. Dua lainnya yakni Andi Yasir dan Muh Ansar.

Dari tiga nama di atas Rahman Bando satu-satunya yang dijagokan oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Meski pada akhirnya Walikota Makassar yang saat itu dijabat oleh Moh Ramdhan Pomanto memilih Muh Anzar sebagai Sekda.

Bukan tanpa alasan Nurdin Abdullah menjagokan ARB. Di mata mantan Bupati Bantaeng dua periode itu ARB seorang pekerja keras. Saat dipercaya menjabat Kadisdik, banyak yang menyangsikan kemampuannya. Alasannya, ARB tak punya latar belakang ilmu yang bisa mendukung jabatannya.

Namun pandangan itu ternyata salah. Sebab, ARB dilahirkan dalam keluarga pendidik. Ayahnya H. Bando (alm) Adalah seorang guru. Kakak kandungnya, Muslimin Bando bahkan sebelum menjadi Bupati Enrekang tokoh yang dikenal sangat religius itu juga adalah seorang guru. Bahkan mengelola yayasan Muhammadiyah di Kabupaten Enrekang. Juga pendiri KUD Kambiolangi di kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang beberapa tahun silam. KUD tersebut sangat maju. Bahkan pernah menjadi KUD terbaik nasional di tangan Rahman Bando dan kakaknya, Muslimin Bando di era Amin Syam menjabat Bupati Enrekang.

 

Pos terkait